Close Menu
  • Bisnis
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Jasa
    • Keuangan
    • Saham
    • Makanan
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modifikasi
  • Teknologi
    • Laptop
    • Internet
BanyakCara
  • Bisnis
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Jasa
    • Keuangan
    • Saham
    • Makanan
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modifikasi
  • Teknologi
    • Laptop
    • Internet
BanyakCara
You are at:Beranda » Lifestyle » Cara Pasang Hexos Dapur dalam 7 Langkah Mudah (Terbukti Berhasil)
Lifestyle

Cara Pasang Hexos Dapur dalam 7 Langkah Mudah (Terbukti Berhasil)

SisilBy Sisil5 Mins Read

Kamu pasti sering merasa terganggu dengan bau masakan yang terjebak di dalam rumah setelah asyik menggoreng ikan di sore hari. Mempelajari cara pasang hexos dapur yang tepat adalah kunci utama untuk menjaga udara di hunian kamu di Indonesia tetap segar dan bersih setiap saat.

Memiliki sirkulasi udara yang baik di area memasak bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan kebutuhan kesehatan yang sangat mendasar bagi keluarga. Kamu tidak perlu memanggil tukang profesional karena sebenarnya memasang alat ini bisa dilakukan sendiri dengan peralatan yang sederhana.

Daftar Isi :

Toggle
  • Persiapan Awal Sebelum Eksekusi
  • Langkah 1: Tentukan Posisi Paling Strategis
  • Langkah 2: Melubangi Dinding atau Plafon
  • Langkah 3: Memasang Rangka Hexos
  • Langkah 4: Urusan Kabel dan Listrik
  • Langkah 5: Pemasangan Penutup dan Filter
  • Langkah 6: Pengujian Unit
  • Langkah 7: Finishing dan Perapian
    • Tips Perawatan Biar Awet

Persiapan Awal Sebelum Eksekusi

Sama seperti saat kamu ingin install Google Chrome di komputer, kamu wajib melakukan pengecekan sistem atau syarat teknis terlebih dahulu agar tidak gagal di tengah jalan. Pastikan dinding dapur kamu memiliki ruang yang cukup dan tidak ada kabel listrik atau pipa air yang tersembunyi di area pengeboran nanti.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih jenis exhaust fan atau hexos yang sesuai dengan volume udara di dapur kamu. Ada dua jenis utama yang populer, yaitu model yang dipasang di dinding (wall mount) atau yang dipasang di plafon (ceiling mount).

Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan tempur seperti bor listrik, obeng, meteran, pensil, dan juga tangga jika areanya cukup tinggi. Pastikan semua alat ini dalam kondisi baik agar proses pemasangan berjalan lancar tanpa ada drama alat rusak yang bikin emosi.

Oiya, pastikan juga kamu sudah membeli kabel listrik tambahan dan steker jika kabel bawaan dari hexos tersebut dirasa kurang panjang. Persiapan yang matang adalah separuh dari keberhasilan, jadi jangan sampai ada alat yang tertinggal di toko bangunan ya!

Langkah 1: Tentukan Posisi Paling Strategis

Posisi menentukan prestasi, dan dalam hal ini posisi menentukan seberapa cepat asap masakan bisa keluar dari dapur kamu. Idealnya, hexos diletakkan di bagian atas kompor namun dengan jarak yang aman agar tidak terkena jilatan api secara langsung.

Tandai area yang akan dilubangi menggunakan pensil dengan mengikuti cetakan atau ukuran rangka bagian belakang dari hexos yang kamu beli. Pastikan posisinya lurus dan tidak miring agar saat sudah terpasang nanti dapur kamu tetap terlihat rapi dan estetik.

Langkah 2: Melubangi Dinding atau Plafon

Nah, ini adalah bagian yang paling menantang sekaligus seru karena kamu akan mulai bermain dengan bor dan palu. Gunakan bor beton untuk membuat lubang-lubang kecil mengikuti garis yang sudah kamu buat sebelumnya agar proses penjebolan dinding lebih mudah.

Setelah lubang kecil terbentuk, kamu bisa menggunakan palu dan pahat untuk merapikan lubang tersebut hingga ukurannya pas dengan badan hexos. Tetap hati-hati saat melakukan tahap ini agar dinding tidak retak terlalu lebar atau malah mengenai tangan kamu sendiri.

Langkah 3: Memasang Rangka Hexos

Jika lubang sudah siap, saatnya kamu memasukkan unit hexos ke dalam lubang tersebut untuk memastikan ukurannya sudah benar-benar pas. Jika masih agak sempit, jangan dipaksakan masuk, melainkan kikis sedikit bagian dinding yang menghalangi sampai unit bisa masuk dengan lancar.

Pasang sekrup atau baut pada lubang yang sudah tersedia di rangka hexos agar alat ini menempel dengan kuat pada dinding. Pastikan bautnya kencang sehingga tidak ada getaran berlebih saat kipas mulai berputar yang bisa menimbulkan suara berisik yang mengganggu kuping.

Langkah 4: Urusan Kabel dan Listrik

Sekarang kita masuk ke bagian yang sedikit teknis, yaitu menyambungkan kabel listrik dari unit hexos ke sumber daya terdekat. Kamu bisa menyambungkannya langsung ke stopkontak atau memasang saklar khusus agar lebih mudah mematikan dan menyalakan alat secara manual.

Pastikan sambungan kabel terbungkus rapi dengan isolasi listrik yang tebal untuk menghindari risiko korsleting atau hubungan arus pendek. Jika kamu merasa ragu dengan urusan kabel ini, tidak ada salahnya meminta bantuan teman yang lebih paham kelistrikan demi keamanan bersama.

Langkah 5: Pemasangan Penutup dan Filter

Setelah urusan kelistrikan beres, saatnya memasang penutup luar atau grill dari hexos dapur tersebut agar tampilannya lebih manis. Penutup ini juga berfungsi untuk melindungi baling-baling kipas dari debu kasar atau benda asing yang mungkin terbang di area dapur.

Beberapa model hexos modern biasanya dilengkapi dengan filter minyak yang bisa dilepas-pasang dengan sangat mudah untuk dibersihkan secara rutin. Pastikan penutup ini terpasang dengan klik yang sempurna agar tidak jatuh saat kipas berputar pada kecepatan maksimal nanti.

Langkah 6: Pengujian Unit

Jangan terburu-buru membereskan alat-alat, nyalakan dulu saklarnya dan lihat apakah baling-baling berputar dengan lancar atau tidak. Perhatikan arah hembusan anginnya, pastikan udara ditarik dari dalam dapur dan dibuang keluar, bukan malah sebaliknya ya!

Dengarkan juga suaranya, kalau terdengar bunyi gesekan yang aneh, mungkin ada baut yang kurang kencang atau ada bagian plastik yang menyentuh baling-baling. Jika semuanya terdengar halus dan angin terasa kencang, berarti kamu sudah sukses melakukan cara pasang hexos dapur dengan benar.

Langkah 7: Finishing dan Perapian

Langkah terakhir adalah merapikan bekas-bekas bobokan dinding menggunakan semen putih atau sealant silikon agar terlihat bersih kembali. Tutup celah-celah kecil di pinggiran hexos agar tidak ada serangga kecil yang bisa masuk ke dalam rumah melalui sela-sela tersebut.

Bersihkan debu-debu sisa pengeboran yang biasanya menempel di meja dapur atau lantai agar dapur kembali kinclong dan siap dipakai memasak. Sekarang kamu sudah bisa memasak sambal favorit tanpa perlu khawatir seisi rumah bakal bersin-bersin karena asap yang mengepul.

Tips Perawatan Biar Awet

Agar hexos kamu tetap bekerja maksimal, usahakan untuk membersihkan baling-balingnya minimal sebulan sekali dari tumpukan lemak dan debu yang menempel. Lemak yang mengeras bisa membuat beban kerja motor kipas jadi lebih berat dan cepat rusak kalau dibiarkan terlalu lama.

Kamu bisa mengelap bagian baling-baling menggunakan kain yang dibasahi air sabun hangat untuk merontokkan minyak yang membandel dengan cepat. Dengan perawatan yang rutin, hexos dapur kamu bakal awet bertahun-tahun dan terus menjaga udara rumah tetap sehat untuk dihirup.

DIY Dapur Peralatan Rumah Tangga Sirkulasi Udara Tips Rumah
Share. Facebook Twitter Tumblr Telegram WhatsApp
Sisil

Related Posts

Cara Membuat Wifi Sendiri dengan Modem Agar Download Lagu Makin Lancar

7 Maret 2026

Cara Mengosongkan Penyimpanan Google Drive dalam 5 Langkah Mudah (Anti Penuh)

7 Maret 2026

Cara Menanyakan Lowongan Kerja Lewat Email di Industri Musik: Panduan Lengkap

7 Maret 2026

Post Terbaru

Cara Membuat Wifi Sendiri dengan Modem Agar Download Lagu Makin Lancar

7 Maret 2026

Cara Mengosongkan Penyimpanan Google Drive dalam 5 Langkah Mudah (Anti Penuh)

7 Maret 2026

Cara Menanyakan Lowongan Kerja Lewat Email di Industri Musik: Panduan Lengkap

7 Maret 2026

Cara Pasang Hexos Dapur dalam 7 Langkah Mudah (Terbukti Berhasil)

6 Maret 2026
© 2026 Banyakcara.ID
  • Contact
  • About
  • Privacy
  • Jasa Backlink

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.