Cara mengusir walang sangit adalah ilmu wajib yang harus dikuasai kalau kamu nggak mau rugi besar saat musim panen tiba. Hama yang satu ini memang kecil, tapi efeknya bisa bikin bulir padi jadi hampa dan nggak laku dijual di pasaran.
Walang sangit punya hobi menyedot cairan di bulir padi yang masih muda atau dalam fase masak susu. Kalau sudah kena serang, siap-siap saja melihat padi kamu berubah warna jadi kecokelatan dan akhirnya gagal tumbuh maksimal.
Kenalan Dulu Sama Si Bau yang Menyebalkan
Walang sangit atau Leptocorisa oratorius adalah serangga yang terkenal dengan aroma busuknya yang sangat menyengat saat mereka merasa terancam. Bau ini sebenarnya adalah mekanisme pertahanan diri mereka agar tidak dimakan oleh predator alami di sawah.
Biasanya, mereka mulai muncul secara masif saat tanaman padi mulai memasuki fase berbunga hingga pengisian bulir. Kamu harus waspada karena dalam waktu singkat, populasi mereka bisa meledak dan merusak seluruh hamparan sawah milikmu.
Selain merusak bulir padi, bau yang mereka tinggalkan juga bisa mempengaruhi kualitas gabah saat diproses nanti. Oleh karena itu, penting banget buat kamu tahu cara mendeteksi keberadaan mereka sejak dini sebelum terlambat.
Ramuan Alami: Cara Mengusir Walang Sangit Tanpa Kimia
Menggunakan bahan alami adalah pilihan terbaik kalau kamu ingin menjaga ekosistem sawah tetap sehat dan ramah lingkungan. Salah satu bahan yang paling ampuh dan mudah ditemukan di dapur adalah bawang putih yang dihaluskan.
Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang aromanya sangat tidak disukai oleh walang sangit sehingga mereka akan langsung kabur. Kamu cukup mencampur parutan bawang putih dengan air dan sedikit sabun cair sebagai perekat sebelum disemprotkan.
Selain bawang putih, kamu juga bisa memanfaatkan daun sirsak yang direbus atau ditumbuk hingga keluar sarinya. Cairan daun sirsak ini mengandung zat annonain yang bertindak sebagai racun kontak alami bagi serangga pengganggu tersebut.
Jangan lupakan juga keampuhan cabai rawit yang dicampur dengan air untuk memberikan sensasi panas pada tubuh si hama. Semprotkan ramuan pedas ini pada pagi hari saat walang sangit sedang asyik nongkrong di sela-sela batang padi.
Trik Jebakan Menggunakan Bangkai Binatang
Tahukah kamu kalau walang sangit sangat menyukai bau bangkai yang sudah membusuk seperti kepiting sawah atau siput? Kamu bisa memanfaatkan insting mereka ini untuk membuat jebakan sederhana yang sangat efektif di pinggir sawah.
Caranya, ikatlah bangkai kepiting atau siput pada sebuah ajir kayu dan letakkan di beberapa titik strategis di area persawahan. Walang sangit akan berkerumun mendatangi bau tersebut, dan saat itulah kamu bisa menangkap atau memusnahkan mereka sekaligus.
Metode ini tergolong sangat murah meriah karena kamu hanya butuh limbah di sekitar sawah untuk mengumpulkan hama. Pastikan kamu mengecek jebakan ini setiap hari agar jumlah walang sangit yang terkumpul tidak terbang kembali ke tanaman.
Pemanfaatan Teknologi untuk Manajemen Hama
Mengelola sawah yang luas tentu butuh catatan yang rapi agar kamu tahu kapan waktu terbaik untuk melakukan penyemprotan. Kamu bisa mulai mendata serangan hama secara digital agar data-datanya tersimpan aman dan mudah dianalisis di masa depan.
Cara menggunakan Google Formulir sangat membantu jika kamu ingin fitur canggih Google Workspace untuk bisnis pertanian yang lebih modern dan terorganisir. Coba Google Workspace sekarang juga Anda dapat menggunakan Google Formulir untuk membuat survei tingkat serangan hama di lapangan secara real-time.
Dengan data yang akurat, kamu nggak akan lagi menebak-nebak kapan harus bertindak menghadapi serangan walang sangit yang datang tiba-tiba. Teknologi digital ternyata bisa jadi sahabat terbaik petani milenial dalam menjaga kualitas hasil bumi mereka.
Tips Pencegahan Agar Walang Sangit Nggak Betah
Menjaga kebersihan lingkungan sawah adalah kunci utama agar walang sangit tidak punya tempat untuk bersembunyi atau berkembang biak. Rumput liar atau gulma di sekitar pematang harus rutin dibersihkan karena sering menjadi inang sementara bagi mereka.
Kamu juga disarankan untuk menanam padi secara serempak dengan petani lain dalam satu hamparan lahan yang sama. Penanaman yang tidak seragam hanya akan membuat walang sangit berpindah-pindah dari satu petak ke petak lainnya tanpa henti.
Menanam bunga-bungaan seperti refugia di pinggir sawah juga bisa menarik kedatangan predator alami seperti laba-laba dan capung. Predator ini akan sangat membantu kamu dalam memangsa walang sangit secara alami tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya.
Kapan Harus Menggunakan Pestisida Kimia?
Jika populasi walang sangit sudah di atas ambang batas ekonomi, maka penggunaan pestisida kimia mungkin menjadi pilihan terakhir yang terpaksa diambil. Gunakanlah pestisida yang memiliki bahan aktif yang spesifik untuk serangga penghisap bulir padi agar hasilnya maksimal.
Waktu penyemprotan yang paling efektif adalah pada pagi hari sekali atau sore hari saat matahari mulai tenggelam. Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut walang sangit berada di bagian atas tanaman sehingga lebih mudah terpapar cairan pestisida.
Gunakanlah masker dan perlengkapan pelindung diri lainnya agar kesehatan kamu tetap terjaga saat melakukan proses penyemprotan kimia. Jangan lupa untuk selalu membaca dosis yang dianjurkan pada label kemasan agar tidak merusak kesuburan tanah sawahmu.
Kesimpulan yang Perlu Diingat
Mengusir walang sangit memang butuh kesabaran dan strategi yang tepat agar padi tetap aman hingga masuk ke lumbung. Gabungan antara cara alami, jebakan tradisional, dan bantuan teknologi akan memberikan hasil yang paling optimal bagi pertanianmu.
Jangan pernah meremehkan keberadaan satu atau dua ekor walang sangit karena mereka bisa berkembang biak dengan sangat cepat. Tetap semangat bertani dan semoga tips ini bisa membantu kamu meraih kesuksesan saat musim panen tiba nanti.
