Kamu pasti pernah merasa kesal saat melihat peringatan merah yang bilang kalau ruang penyimpanan Google Drive kamu hampir penuh. Padahal, cara mengosongkan penyimpanan google drive sebenarnya sangat simpel dan tidak butuh waktu lama kalau kamu tahu triknya.
Penyimpanan gratis sebesar 15 GB dari Google itu memang terlihat luas di awal, tapi lama-lama pasti bakal sesak juga karena tumpukan file. Jangan langsung panik atau buru-buru beli paket tambahan dulu sebelum kamu mencoba langkah-langkah pembersihan yang akan saya bagikan ini.
Kenapa Google Drive Kamu Cepat Penuh?
Banyak orang tidak sadar kalau kuota 15 GB itu harus dibagi-bagi antara Google Drive, Gmail, dan juga Google Photos. Jadi, kalau kamu punya banyak email dengan lampiran besar atau foto cadangan berkualitas tinggi, jangan heran kalau ruangnya cepat habis.
Selain itu, file cadangan dari WhatsApp atau aplikasi pihak ketiga lainnya juga sering memakan tempat tanpa kita sadari setiap harinya. Memahami dari mana asal file-file ‘gemoy’ ini adalah kunci utama untuk mulai bersih-bersih secara efektif dan efisien.
Langkah 1: Sortir File Berdasarkan Ukuran Terbesar
Cara paling cepat untuk mendapatkan ruang kosong adalah dengan menghapus file-file raksasa yang sudah tidak kamu butuhkan lagi. Kamu bisa masuk ke tab ‘Storage’ di Google Drive untuk melihat daftar file yang diurutkan dari yang paling berat ukurannya.
Biasanya, file video lama atau rekaman meeting Zoom yang tidak terpakai sering menjadi biang kerok utama di urutan teratas. Coba pilih beberapa file besar yang sekiranya sudah tidak relevan, lalu klik ikon hapus untuk membuangnya ke tempat sampah.
Melakukan hal ini secara rutin setidaknya sebulan sekali akan sangat membantu menjaga kesehatan penyimpanan akun Google kamu agar tetap lega. Ingat, satu video berukuran 1 GB yang dihapus jauh lebih efektif daripada menghapus ratusan file dokumen teks kecil.
Langkah 2: Bersihkan Sampah di Gmail
Tahukah kamu kalau email-email promosi dan lampiran kerjaan bertahun-tahun lalu masih setia ‘nongkrong’ di kuota penyimpananmu? Kamu bisa mencari email dengan lampiran besar menggunakan filter pencarian ‘has:attachment larger:10M’ di kolom pencarian Gmail.
Hapuslah email-email lama yang isinya cuma laporan mingguan atau katalog belanjaan yang sudah kedaluwarsa sejak zaman dahulu kala. Kamu juga jangan lupa untuk mengecek folder ‘Spam’ dan ‘Trash’ di Gmail karena mereka tetap memakan tempat sebelum benar-benar dihapus sistem.
Membersihkan Gmail ini rasanya seperti membuang tumpukan kertas koran lama yang ada di gudang rumah kita sendiri. Begitu folder tersebut kosong, kamu akan melihat grafik penyimpanan di Google Drive menurun dengan cukup signifikan dan memuaskan.
Langkah 3: Kelola Foto dan Video di Google Photos
Google Photos sering kali menjadi penyumbang terbesar habisnya memori karena kualitas foto zaman sekarang yang sangat jernih dan berat. Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengubah kualitas unggahan dari ‘Original Quality’ menjadi ‘Storage Saver’ demi menghemat banyak ruang.
Selain itu, periksa juga folder ‘Locked Folder’ atau video-video blur yang tidak sengaja terekam saat HP kamu sedang di dalam saku. Menghapus satu video gagal berdurasi lima menit bisa memberikan ruang yang cukup untuk ribuan email baru di masa depan.
Jika kamu merasa sayang menghapus kenangan, kamu bisa memindahkan foto-foto tersebut ke hard disk eksternal atau laptop pribadi saja. Dengan begitu, foto-foto berharga tetap aman tersimpan tanpa harus membebani kuota cloud Google milikmu yang terbatas itu.
Langkah 4: Jangan Lupa Mengosongkan Trash (Sampah)
Menghapus file dari folder utama hanyalah langkah pertama, karena file tersebut sebenarnya masih mendekam manis di folder Trash selama 30 hari. File yang ada di folder Trash ini tetap dihitung sebagai bagian dari penggunaan penyimpanan kamu sebelum mereka benar-benar hilang.
Jadi, pastikan kamu segera membuka folder ‘Trash’ atau ‘Sampah’ dan klik tombol ‘Empty Trash’ untuk menghilangkannya secara permanen dari akunmu. Ini adalah langkah yang paling sering dilupakan orang, padahal ini adalah eksekusi akhir untuk benar-benar membebaskan ruang penyimpanan.
Setelah melakukan langkah ini, kamu mungkin harus menunggu beberapa saat sampai sistem Google memperbarui angka statistik penyimpanan terbarumu. Biasanya dalam hitungan menit, angka persentase penyimpananmu akan turun drastis dan tidak lagi menunjukkan peringatan merah yang mengganggu itu.
Langkah 5: Mengelola Data Aplikasi Tersembunyi
Kadang ada data dari aplikasi pihak ketiga yang diam-diam tersimpan di Google Drive dan tidak terlihat di daftar file biasa. Kamu bisa mengeceknya melalui menu ‘Settings’, lalu pilih ‘Manage Apps’ untuk melihat aplikasi mana saja yang menggunakan ruang penyimpanan tersembunyi.
Jika ada aplikasi yang sudah tidak kamu gunakan lagi, lebih baik hapus aksesnya dan bersihkan data cadangan yang mereka tinggalkan di sana. Langkah detektif ini sangat berguna untuk memastikan tidak ada ‘penumpang gelap’ yang mengonsumsi kuota berhargamu tanpa izin yang jelas.
Semakin sedikit aplikasi yang terhubung secara tidak perlu, semakin aman juga data privasimu dari risiko kebocoran di masa mendatang. Jadi, selain menghemat ruang, kamu juga sekalian melakukan audit keamanan digital kecil-kecilan untuk akun Google kesayanganmu itu.
Gunakan Google Chrome untuk Pengalaman Terbaik
Untuk mengelola semua file ini dengan lancar dan cepat, saya sangat menyarankan kamu menggunakan browser Google Chrome di perangkat komputer atau laptopmu. Antarmuka Google Drive di Chrome jauh lebih stabil dan responsif saat kita harus menghapus banyak file sekaligus dalam jumlah besar.
Namun, sebelum kamu mengunduhnya, pastikan perangkatmu sudah sesuai dengan syarat sistem yang dibutuhkan agar tidak terjadi kendala saat instalasi. How to install Chrome Important: Before you download, check if Chrome supports your operating system and you’ve met all other system requirements.
Menggunakan Chrome juga memudahkan kamu untuk menarik-ulur file (drag and drop) jika ingin melakukan backup cepat sebelum file tersebut dihapus permanen. Jadi, proses bersih-bersih penyimpanan kamu tidak akan terasa membosankan dan justru jadi lebih menyenangkan karena performanya yang super kencang.
Kesimpulan
Mengelola penyimpanan digital memang butuh sedikit ketelatenan agar kita tidak perlu mengeluarkan uang ekstra untuk langganan setiap bulannya. Dengan mempraktikkan cara mengosongkan penyimpanan google drive di atas, akunmu pasti akan kembali segar dan siap menampung file-file baru lagi.
Jangan tunggu sampai benar-benar penuh total baru mulai bergerak membersihkan, karena itu bisa menghambat masuknya email penting yang sedang kamu tunggu. Semoga panduan santai ini bermanfaat dan bisa membantu kamu bernapas lega saat melihat indikator penyimpanan Google Drive milikmu nanti!
